Sejarah Perusahaan



1978 - 1991


Rajawali Group didirikan pertama kali pada Agustus 1978 sebagai perusahaan trader tetes tebu sekaligus penyedia jasa transportasi khusus tetes tebu. Melalui PT Sumber Agung, perusahaan melayani berbagai pabrik pengguna bahan baku tetes tebu, seperti pabrik ethanol antara lain PT Molindo Raya Tbk. dan PT Acidatama Tbk., produsen MSG PT Sasa Inti dan produsen pakan ternak Samsung Cheil Jedang. Seluruh medium angkut yang dimiliki kala itu adalah truk tangki berbagai volume. Saat itu perseroan juga melakukan berbagai tender lelang tetes tebu dan memasok material tetes tebu pada end-buyer. Perusahaan memulai bisnis dengan 10 armada dan berkembang hingga 600 armada dengan wilayah operasional diseluruh jawa.

1991 - 2013


PT Sumber Agung berubah nama menjadi PA Rajawali, dengan mengembangkan bisnis ke sector transportasi pengengankutan barang hasil pertanian dan hasil bumi lainnya, seperti jagung, palawija, dan kedelai serta tetap berfokus kepada angkutan tetes tebu.

2007 – hingga sekarang


Rajawali Group mulai menjajaki jenis muatan baru berupa minyak sawit dan olahannya pada tahun 2007. Saat itu jenis komoditi yang diangkut berupa minyak goreng konsumsi dan minyak nabati bahan pembuat barang-barang kebutuhan rumah tangga seperti pasta, sabun, dsb. Seiring berjalannya waktu dengan jumlah armada yang cukup banyak dan track record sebanyak 600 Unit pengiriman yang baik maka terbukalah peluang akan permintaan untuk angkutan barang-barang jadi.

2008


Lewat bendera PA Rajawali, divisi cargo box dan flatbed yang berfokus kepada segmen komoditas padat dan barang barang material pendukung pembangunan dan kontruksi.

2012 - hingga sekarang


Divisi Rajawali Group secara professional diubah menjadi perseroan dengan nama PT Putra Rajawali Kencana Tbk, PT Putra Rajawali Kencana Tbk berkembang melayani berbagai kebutuhan angkutan barang-barang infrastruktur dan pendukungnya. Tiang listrik, tiang pancang, box culvert (gorong-gorong), bantalan rel, asbes, bata ringan/hebel, gula, pupuk, keramik. Kebutuhan akan logistic khususnya untuk memenuhi kebutuhan angkut barang-barang hasil jadi merupakan segmen yang sangat luas dan sangat besar ruang pertumbuhannya