Informasi Finansial








Laporan Kuartal 2

Laporan Kuartal 1

Laporan Tahunan 1

  1. Offering Structure
    Shares offered: Up to 33,95% new shares (100% of post offering) Harga perlembar Saham Rp. 108
  2. Offering Size
    Up To Rp. 1.800.000.000,-
  3. Use of Proceed
    • Sekitar 24,80% (dua puluh empat koma delapan puluh persen) akan digunakan untuk pembelian kendaraan bekas sebanyak-banyaknya 67 unit beserta ban dan aksesorisnya.
    • Sekitar 63,40% (enam puluh tiga koma empat puluh persen) akan digunakan untuk pembelian kendaraan baru sebanyak-banyaknya 138 unit.
    • Sekitar 11,80% (sebelas koma delapan puluh persen) akan digunakan untuk pembelian karoseri berupa ekor trailer 20 FT sebanyak-banyaknya 30 unit dan flatbed sebanyak-banyaknya 45 unit beserta ban dan aksesorisnya.
    • Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan

Manajemen Perseroan memiliki kebijakan untuk membayarkan dividen dengan rasio sebanyak-banyaknya 50% (lima puluh persen) dari laba bersih sesudah menyisihkan untuk cadangan wajib yang dimulai dari tahun buku 2024, dalam bentuk uang tunai kepada seluruh pemegang saham Perseroan sekurang-kurangnya sekali dalam setahun, namun dengan tetap memperhatikan posisi keuangan atau tingkat kesehatan Perseroan dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

Perseroan membagikan dividen sebesar Rp 6.398.156.228 pada tahun buku 2024 dan sebesar Rp 5.867.315.070 pada tahun 2025.

Pemegang saham perusahaan adalah PT Igelcorp Nusantara Kapital, PT Igelcorp Asia Kapital, PT Rajawali Inti, dan PT Rajawali Dwi Putra.

Dua Igelcorp ini adalah dua perusahaan holding yang berkomitmen untuk membesarkan Putra Rajawali Kencana dan dua perusahaan berikutnya adalah penunjang kegiatan usaha PT Putra Rajawali Kencana Tbk. Rajawali Dwi Putra sebagai perusahaan multimoda dan PT Rajawali Inti sebagai perusahaan perdagangan dan sewa menyewa truk, karoseri dan perbengkelan



Komposisi Pemegang Saham

Laporan Arus Kas Perseroan

RINGKASAN RISALAH RUPS Agustus 2020

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian (jutaan Rupiah)

Analisa laporan keuangan